Septa Store

10 Gempa Bumi Paling Besar dan Dahsyat di Dunia

Alam bekerja dengan cara yang misterius. Alam menyediakan lingkungan terbaik untuk ditinggali, tapi juga menyediakan bencana yang mungkin berguna untuk menjaga keseimbangan antara baik dan buruk alam itu sendiri.

Contohnya, alam memberikan manusia oksigen untuk bernapas, tapi juga menunjukkan kekuatannya melalui badai. Salah satu cara alam untuk menunjukkan kemarahan adalah dengan adanya gempa.


Gempa bumi biasanya disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik yang ada di bawah permukaan bumi. Ketika lempeng tektonik ini bertabrakan atau terbentur satu sama lain, atau hanya sedikit tergores, maka tentunya akan menyebabkan permukaan bumi bergetar, sehingga menimbulkan gempa.

Titik asal gempa dikenal sebagai pusat dan instrumen yang digunakan untuk mengukur frekuensi gempa disebut seismometer. Prinsip dasar di balik kerja dari seismometer adalah pencatatan frekuensi getaran yang disebabkan di tempat tertentu. Berupa pencetakan jejak zig-zag di selembar kertas, dan melalui perhitungan matematis, dan besarnya dihitung dalam hal Skala Richter.

Bumi mengalami gempa hampir setiap tahun. Kebanyakan dari gempa tersebut cukup ringan dan tidak bisa dirasakan. Gempa tersebut biasanya memiliki magnitude kurang dari 4, tetapi beberapa gempa bumi yang cukup besar menyebabkan sejumlah besar kerusakan di sekitar. Gempa tersebut biasanya memiliki skala lebih besar dari 8.

Gempa bumi yang memiliki skala tertinggi yang pernah tercatat adalah setara dengan 9,5. Gempa dahsyat tersebut menyebabkan getaran besar di permukaan bumi yang mengarah pada runtuhnya bangunan dan menyebabkan kerugian besar.

Gempa bumi juga diketahui menjadi alasan utama terjadinya tsunami dan bencana alam lainnya. Gempa bumi yang menyebabkan tsunami biasanya terjadi di bawah laut atau permukaan laut. Nah, berikut adalah gempa bumi paling besar dan dahsyat yang pernah terjadi.


10 Gempa Terdahsyat Sepanjang Masa


10. Gempa Assam Tibet (8,6 SR, 15 Agustus 1950)

Meskipun dikenal dengan nama Gempa Assam, pusat gempa ini justru berada di Tibet. Dengan korban tewas sekitar 800 orang, gempa ini tidak hanya meluluhlantakkan Assam atau Tibet, tetapi juga memiliki dampak besar di pinggiran China.

9. Sumatera Utara, Indonesia (8.6 SR, 28 Maret 2005)

Salah satu dampak mengerikan dari gempa adalah jika terjadi di dekat perairan, maka akan memaksa air untuk membentuk pasang surut dan gelombang. Dengan demikian, kondisi ini menyebabkan malapetaka lain yang disebut tsunami.

Hal serupa juga pernah terjadi di Sumatera, di mana gempa bumi melanda pada bulan Maret 2005 silam. Karena lokasinya adalah daerah pulau, gempa menimbulkan gelombang tsunami dan dilalui hingga sejauh Sri Lanka. Rata-rata korban tewas akibat gempa ini diperkirakan sekitar 1500 dengan lebih dari 400 orang mengalami luka-luka.

8. Rat Islands, Alaska (8,7 SR, 2 April 1965)

Gempa ini terjadi di dalam air dan mengakibatkan gelombang tsunami. Terjadi di salah satu daerah yang paling indah di bumi, gempa ini menimbulkan tsunami besar yang menyebabkan kerugian mencapai ribuan dolar. Untungnya, tidak ada korban manusia atau cedera yang dilaporkan karena kepulauan ini minim populasi.

7. Ekuador (8,8 SR, 31 Januari 1906)

Lokasi pusat gempa ini berada di dalam air dan menimbulkan gelombang tsunami. Gelombang ini melanda wilayah Kolumbia, Amerika Serikat dan bahkan wilayah Jepang, serta mengakibatkan korban tewas total sekitar 1500 jiwa. Usai terjadi tsunami, berbagai daerah pesisir seperti mulai mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah kerugian.


6. Bio Bio, Chile (8,8 SR, 27 Februari 2010)

Gempa ini memakan korban lebih dari 500 orang. Jumlah orang yang terluka mencapai 12.000 jiwa, sehingga membuat gempa ini menjadi salah satu gempa bumi terburuk dalam sejarah manusia.

5. Kamchatka, Rusia (9,0 SR, 4 November 1952)

Gelombang tinggi 9 meter menghantam wilayah Kamchatka Rusia pada tahun 1952 di mana Tsunami besar terjadi disebabkan oleh gempa 9,0 magnitude.

4. Sendai, Jepang (9,0 SR, 11 Maret 2011)

Terjadi hanya beberapa tahun yang lalu, gempa ini dikatakan menjadi salah satu gempa terburuk sepanjang sejarah. Meski mengalami kerugian besar, pemerintah dan penduduk Jepang berjuang bersama-sama untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan, salah satunya tsunami.


3. Sumatra, Indonesia (9,1 SR, 26 Desember 2004)

Tercatat dua kali masuk dalam daftar, jelas Sumatera menjadi salah satu wilayah yang paling rawan gempa. Hanya 3 bulan sebelum gempa 8,6 SR, gempa ini menyebabkan kerugian lebih banyak.

Gempa Aceh ini menimbulkan tsunami yang menghancurkan infrastruktur dan menewaskan sekitar 300 ribu orang di dunia. Bahkan dampaknya sampai ke Afrika Selatan dan Asia Selatan.


2. Alaska (9,2, 28 Maret 1964)

Ini telah menjadi salah satu gempa terbesar dan terdahsyat dalam sejarah umat manusia. Gempa ini merenggut sekitar 150 nyawa, dan kerugian mencapai ratusan juta dolar.


1. Valdivia, Chile (9,5 SR, 22 Mei 1960)

Ini adalah kedua kalinya nama negara ini masuk dalam daftar ini. Gempa ini telah menewaskan sekitar 1.700 orang dan tsunami-nya berdampak pada lebih dari 2 juta orang. Lebih dari 3.000 orang mengalami luka-luka serius.

Nah itu tadi sepuluh gempa bumi terdahsyat di dunia. Jika melihat daftar tersebut, jelas Indonesia termasuk wilayah yang rawan diguncang gempa. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya kita selalu waspada dan masyarakat harus diedukasi tentang tanggap gempa.

Baca juga: 6 Kecelakaan Pesawat Paling Misterius di Dunia

(tn/kr)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 Gempa Bumi Paling Besar dan Dahsyat di Dunia"

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung di blog ini. Mohon beri komentar sesuai topik yang dibahas yaa... Gunakan bahasa yang sopan, syukur-syukur bisa menambah wawasan. :D