10 efek berbahaya karena kurang tidur yang jarang disadari orang

Kurang tidur itu normal tetapi jika berjalan dari hari ke hari itu menjadi masalah serius. Karena tidur sangat penting dan dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental Anda. Anda perlu tidur serta makan dan menghirup udara, namun waktu tidur setiap orang berbeda. Sekitar sepertiga orang dewasa di Amerika Serikat tidak cukup tidur, menurut American Academy of Sleep Medicine (AASM). Apakah Anda salah satunya?

10 efek berbahaya karena kurang tidur

efek berbahaya karena kurang tidur
Berikut adalah 10 efek samping berbahaya yang dapat terjadi jika Anda tidak cukup tidur.

1. rentan terhadap penyakit

Kurang tidur dapat memengaruhi sistem kekebalan Anda, dirancang untuk melindungi Anda dari pilek, infeksi seperti flu biasa, flu dan penyakit lainnya. Ketika sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi dengan baik, tubuh menjadi rentan terhadap bakteri, serangan virus dan Anda menjadi lebih sakit. Meski begitu, peneliti telah menemukan korelasi antara tidur dan sistem kekebalan tubuh Anda. Jika Anda sakit dan tidak cukup tidur, Anda mungkin mendapatkan lebih banyak tidur saat tubuh Anda melawan penyakit.

2. kurang tidur Berbahaya bagi jantung

Beristirahat cukup dan tidur sangat penting untuk kesehatan kardiovaskular Anda. Kurang tidur membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi terlepas dari usia, berat badan, kebiasaan merokok atau olahraga.
Menurut analisis dalam European Heart Journal, tidur terlalu pendek (kurang dari 5 jam per malam) dan panjang (9 atau lebih per malam) telah terbukti memiliki efek negatif pada sistem kardiovaskular. Khususnya, risiko penyakit jantung atau stroke akan meningkat sangat tinggi jika Anda tidur terlalu sedikit. Selain itu, jika terlalu banyak tidur juga berdampak buruk terhadap kesehatan jantung.

3. kurang tidur Meningkatkan risiko kanker

Sesak napas dikaitkan dengan peningkatan insiden kanker payudara, kanker kolorektal dan kanker prostat. Pekerja shift malam lebih cenderung mengembangkan kanker. Kabar baik bagi pria dan wanita yang tidur 7 jam atau lebih setiap malam memiliki tingkat kematian terendah dalam kelompok.

4. Tidak bisa berpikir

Bahkan kurang tidur semalaman bisa membuat Anda kesulitan memahami. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Experimental Brain Research, sekelompok 18 pria ditugaskan untuk menyelesaikan suatu tugas.
Tugas pertama selesai setelah tidur malam penuh. Tugas berikutnya selesai setelah malam tanpa tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ingatan, pengambilan keputusan, penalaran dan penyelesaian masalah bersama dengan waktu untuk menyelesaikan tugas, kewaspadaan berkurang setengahnya setelah satu malam insomnia.

5. Menjadi pelupa

Kurang tidur tidak hanya membuat Anda lupa, tetapi juga memengaruhi kemampuan Anda untuk belajar dan mengingat. Para peneliti berpendapat bahwa tidur sangat penting untuk memperkuat apa yang telah kita pelajari. Dengan kata lain, meluangkan waktu untuk beristirahat dengan benar adalah cara terbaik untuk mengingat informasi baru dan memperdalamnya dalam ingatan.

6. Hasrat seksual menurun

Pria muda yang telah kehilangan tidur selama sekitar satu minggu telah terbukti mengalami penurunan kadar testosteron, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association. Tidur kurang dari 5 jam atau kurang akan menghasilkan penurunan sekitar 10-15% dari hormon seks. Pria dalam penelitian ini juga mengatakan bahwa suasana hati dan kesehatan mereka secara keseluruhan juga berkurang jika mereka berulang kali menginterupsi tidur mereka selama beberapa malam berturut-turut.
Bahkan kurang tidur menyebabkan hilangnya minat dalam seks, yang memiliki dampak langsung pada tingkat energi seseorang dan bahkan lebih keras, secara tidak langsung mempengaruhi kehidupan seksual keduanya. pria dan wanita.

7. kurang tidur Menyebabkan kenaikan berat badan

Di bawah rutinitas tidur yang normal Anda akan mempertahankan nafsu makan dan jadwal lapar yang normal, tetapi ketika Anda tidur kurang dari apa yang dibutuhkan tubuh Anda, peningkatan produksi hormon ghrelin. Ghrelin ini merangsang rasa lapar dan mengurangi produksi leptin dan menekan nafsu makan. Oleh karena itu, kurang tidur dapat mempengaruhi kontrol nafsu makan dan metabolisme energi.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sleep and Breathing, studi ini meneliti hubungan antara tidur dan berat badan pada 21.469 orang dewasa di usia 20-an. Orang-orang yang tidur kurang dari lima jam sehari selama sekitar tiga tahun Peneliti akan mampu menambah berat badan dan akhirnya mengembangkan kegemukan. Sementara itu, mereka yang tidur antara 7 dan 8 jam per malam akan berada dalam kondisi yang lebih baik.

8. kurang tidur Meningkatkan resiko diabetes

Kurang tidur jangka panjang atau bahkan tidur berlebihan juga meningkatkan risiko terkena penyakit kronis, termasuk diabetes. Sebuah studi 1999 menyoroti efek negatif dari kurang tidur terkait dengan fungsi metabolik dan endokrin. Diabetes adalah gangguan metabolisme.
Para peneliti melakukan 10 studi yang berbeda, berfokus pada tidur dan kesehatan tubuh. Hasilnya menunjukkan bahwa tujuh hingga delapan jam istirahat per malam adalah batas terbaik untuk menghindari masalah yang berkaitan dengan resistensi insulin.

9. Mudah untuk mendapatkan kecelakaan

Kurang tidur merusak koordinasi, menyebabkan waktu reaksi yang lebih lama, merusak penilaian, memori, dan kemampuan untuk menyimpan informasi. Semua faktor ini memengaruhi kemampuan mengemudi, meningkatkan risiko kecelakaan. Mengemudi mengantuk atau saat tubuh Anda terasa lelah dapat menyebabkan kecelakaan di jalan.
Menurut National Sleep Foundation, jika Anda tidur enam jam atau kurang setiap hari, Anda mungkin tiga kali lebih mungkin mengalami kecelakaan lalu lintas daripada orang lain. Orang yang paling rentan adalah pekerja shift, sopir truk, pelancong bisnis, dan siapa saja yang harus bekerja terlalu banyak tanpa istirahat. Pikirkan baik-baik sebelum mengemudi jika Anda kurang tidur.

10. Berbahaya bagi kulit

Kurang tidur semalaman bisa menyebabkan mata bengkak, lingkaran hitam di bawah mata dan kulit pucat. Jadi bayangkan saja seberapa banyak kulit Anda akan menderita jika Anda mengalami tidur yang parah.
Dalam studi tersebut, sekelompok orang antara usia 30 dan 50 dievaluasi berdasarkan kebiasaan tidur dan kondisi kulit. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang tidurnya terlalu sedikit sering muncul lebih gagak kaki, keriput, luka bakar dan tekstur kulitnya tidak menentu, dibandingkan dengan yang lain. Orang-orang yang kurang tidur sering merasa tidak puas dengan penampilan mereka dibandingkan dengan mereka yang sepenuhnya beristirahat.
Tidur cukup tidak masuk akal, itu bisa menyelamatkan hidup Anda. Luangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan semua risiko sebelum memutuskan untuk begadang untuk menonton TV. Kemudian matikan lampu dan nikmati 7 hingga 8 jam istirahat untuk menjaga kecantikan dan kesehatan Anda. Seiring waktu, kurang tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan kronis dan berpengaruh negatif terhadap kualitas hidup Anda.