6 Cara Pintar Orangtua Mengasah Bakat dan Kecerdasan Anak

Setiap anak yang lahir adalah individu yang unik. Bahkan kembar identik adalah individu yang berbeda sejak lahir. Banyak orang tidak tahu bahwa kembar identik tidak memiliki sidik jari yang sama. Ini ada hubungannya dengan apa yang kita sebut genotipe (genetik) dan fenotip (hasil interaksi antara individu dan lingkungannya).

Jadi, meski anak kembar sulit dibedakan saat lahir, masing-masing dari mereka punya cara yang sedikit berbeda dalam merespons lingkungan. Ini dikarenakan posisi mereka di dalam rahim, gizi, tingkat pertumbuhan jari-jari mereka, dan faktor lainnya.

6 Cara Pintar Orangtua Mengasah Bakat dan Kecerdasan Anak

Intinya adalah tidak ada dua anak yang sama. Dan meskipun mereka mungkin memiliki sedikit atau banyak kesamaan dengan orang tua, saudara, dan kerabat lainnya, mereka juga memiliki sifat-sifat unik mereka sendiri. Anda harus melihat setiap anak sebagai hadiah yang unik, tidak hanya untuk orang tua dan keluarga mereka, tetapi untuk seluruh dunia juga.

Sejak lahir, orangtua terus menemukan lebih banyak tentang bakat anak mereka, suka dan tidak suka, rasa humor, kreativitas, rasa ingin tahu, mimpi, ketakutan, keinginan, dan kepribadian yang unik.

Berikut adalah beberapa rekomendasi untuk bagaimana orang tua dapat terus mengenal anak-anak mereka, dan bagaimana cara mengajarkan rasa syukur dalam hidup dan memberikan dorongan yang memungkinkan mereka untuk tumbuh dan berkembang menjadi bahagia, dan nantinya menjadi orang dewasa yang sukses.

1. Temukan bakatnya.

Luangkan waktu setiap hari untuk mengamati anak Anda dari dekat dan dari jauh. Lihat perubahannya. Carikan anak Anda keterampilan baru. Pengalaman anak Anda sebagai pribadi dengan berinteraksi dengan mereka.

2. Dengarkan dan ajukan pertanyaan.

Dengarkan anak Anda. Jangan lupa bertanya tentang bagaimana mereka berpikir dan merasai peristiwa dalam kehidupan mereka. Semakin Anda dapat mendengarkan dengan keterbukaan dan penerimaan mereka semakin Anda akan menemukan dan pada saat yang sama, menegaskan bahwa anak Anda adalah individu yang unik

3. Amati dan berikan komentar.

Ini adalah bagian yang menyenangkan dari orangtua, yakni menonton anak Anda menjadi anak-anak. Di mana mereka bermain game, menggambar, bermain musik, menonton pertunjukan, belajar keterampilan baru, memamerkan prestasi fisik atau mencoba jadi pelawak.

Nah yang harus Anda lakukan adalah menonton, menikmati, dan merayakan dengan senyum, tepuk tangan, dan selalu memberikan dorongan dan semangat di belakang. Memberikan pujian dan dorongan adalah perlu.

4. Terlibat dalam kegiatan anak.

Ketika bermain dengan anak-anak, biarkan mereka langsung bermain. Anda tinggal bergabung dan bersenang-senang. Biarkan anak balita Anda membuat aturan untuk permainan jika mereka inginkan. Jalin hubungan dengan anak Anda secara batin dan nikmati waktu bersama mereka.

5. Kenalkan anak Anda dengan banyak kegiatan.

Anak-anak harus terkena semua jenis kesempatan untuk mencoba hal-hal baru seperti olahraga, musik, seni, drama, ilmu, membaca, mengunjungi taman, hutan, pantai, museum, hobi, dan hal lain yang dapat Anda pikirkan. Dan doronglah mereka untuk mencobanya. Pujilah mereka untuk mencoba hal-hal baru.

Jika mereka tertarik, dorong dan dukung mereka . Jika mereka merasa ingin menyerah, cari tahu mengapa dan dorong mereka untuk terus tetap mencoba ketika hal-hal tersebut ketika mereka kesulitan atau mereka menjadi bosan atau kehilangan minat.

6. Tunjukkan kesabaran dan teruslah memahami.

Tidak peduli seburuk apapun situasinya, kesabaran dan pengertian adalah dua hal yang selalu baik untuk menjaga anak Anda. Saat anak-anak Anda bisa membuat frustasi, sabar dan terus memahami bagaimana perasaan mereka akan membantu banyak untuk menemukan keunikandan bakat buah hati Anda.

Baca juga:
(tn/kr)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "6 Cara Pintar Orangtua Mengasah Bakat dan Kecerdasan Anak"

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung di blog ini. Mohon beri komentar sesuai topik yang dibahas yaa... Gunakan bahasa yang sopan, syukur-syukur bisa menambah wawasan. :D